Sejarah Desa

Selayang Pandang Desa Gesing, Banjar, Buleleng, Bali


Desa Gesing, demikian sebutan untuk sebuah desa yang terletak deretan perbukitan sebelah selatan Kabupaten Buleleng ini. Desa yang berada diketinggian 600 - 1200 meter di atas permukaan laut, memiliki suhu rata-rata 26°C dengan curah hujan 2.213 MM.

Desa Gesing merupakan salah satu dari 129 desa di Kabpaten Buleleng yang memiliki wilayah seluas 1231, 160 Ha, yang secara administrasi dari 3 (tiga) Banjar Dinas. 

Dengan jarak tempuh yang singkat dari pusat perkotaan, yakni 25 km dari kota kecamatan, 42 km dari kota kabupaten dan hanya 81 km dari pusat ibu kota provinsi, membuat desa ini berkembang dengan pesat, tidak hanya dibidang pertanian semata, melainkan dibidang budaya dan pariwisata. Mengapa tidak, Gesing yang terkenal dengan Pohon Terbesar di Bali dan Bahkan di Dunia / Giant Tree yang diperkirakan berusian 700 - 1000 tahun dengan ketinggian yang mencapai 85 meter ini memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya.

Tidak hanya itu, para wisatan yang datang dengan jumlah yang semakin meningkat hari demi hari disuguhkan pula dengan berbagai pesona alam (hamparan persawahan/Rice Terraces, perkebunan cengkeh dan kopi), ke arifan tradisi lokal (Nyakan/Masak di Pinggir Jalan Saat Pergantian Tahun Caka Nyepi), dan permainan tradisonal (Megansing) yang ada.

Tunggu apa lagi, LET'S VISIT GESING VILLAGE 


Berbagai keunikan tersebut dapat disearch 

dihttp://gedeyohanfernando.blogspot.com

SEJARAH DESA GESING

 

            Desa Gesing mulai ada Pemerintahan kurang lebih dari tahun 1930 yang besetatus Kelian Banjar Dinas  dimana terdapat dua Kelian Banjar Dinas yaitu :

<!--[if !supportLists]-->1.      <!--[endif]-->Kelian Banjar tengah yang meliputi Banjar Yeh song dan Banjar Pangked Batu yang terdiri dari 100 KK

<!--[if !supportLists]-->2.      <!--[endif]-->Kelian Banjar Delod pempatanyang terdiri dari 50 KK

Kemudian karena perkembangan Penduduk dan luas wilayah : 1231,620 hektar dengan jumlah KK sebanyak 300 KK pada waktu itu, maka dipandang perlu unutk diusulakan menjadi Desa Dinas.

            Pada tahun 1954 masa pemerintahan di kabupaten oleh Bapak Ida Bagus Mahadewa  , Distrik Banjar dengan Punggawa : Ida Ketut Merdu , disyahkanlah Banjar Dinas Gesing menjadi Desa Dinas Gesing.dengan batas-batas sebagai berikut :

Utara   :  Desa Munduk dan Desa Kayu Putih, tukad cangkup

Timur   :  Hutan Lindung

Selatan : Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan,Kabupaten Tabanan

Barat   ;  Desa UmejeroKecamatan Busungbiu, kabupaten Buleleng dan Tukad Yeh Panes.

 Perbekel pertama pada waktu itu adalah Wayan Kumita dari tahun 1954 sampai tahun 1967 , perkembangan selanjutnya oleh Perbekel yang ke II yaitu : Gede Yama. Dibidang pendidikan adalah pembuatan Sekolah Dasar No 1 Gesing  tahun 1956, dibidang pembangunan yaitu pembangunan jembatan tukad cangkup tahun 1967, Pembangunan Pura Dalem ,pembangunan Pura Subak.

            Nama Desa Gesing diambil dari situasi wilayah dimana pada waktu itu banyak tumbuh pohon bambu/Gesing, maka atas kesepatan masyarakat dan tokoh masyarakat dinamilah Desa ini dengan nama DESA GESING sampai sekarang.